Laman

Rabu, 08 Februari 2012

Negeriku


Kaya kah ?
memang
Makmurkah ?
meragukan
majukah?
tahap perkembangan
itulah sajak persajak negriku

bagai sarang tikus-tikus berdasi
bagai tumbukan makanan orang-orang
ya,.....
mereka biang nya ?

punya mata tak melihat
apalagi telinga,
tak mendengar,
punya hati, hanya pelengkap kehidupan
punya hati, tapi telah beku akan kenikmatan

coba lihat kami manusia jelata
coba dengar jeritan lemah kami dari lidah yang tak bertulang

apa!
dihirau, dianggap guruan
hah!
ibarat hidup dalam istana megah yang mengerikan
ibarat berbicara dengan sebatang pohon tua yg tlah rapuh
ibarat menangis didalam ruang hampa

tak ada yang ingin mencicipi secuil rasa itu
dimana mereka ?
ya ......
mengambil yang  belum diambil
tertawa diatas bara api menggeliat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar