Laman

Kamis, 16 Februari 2012

Senin, 13 Februari 2012

KATA-KATA BUAT YANG LAGI GALAU





Nah....ini sedikit kata buat yang lagi GALAU . . . .
Kapan2 di Post lagi .....

KESAN



Terik mentari yang cerah diufuk sana
Mencerahi  awan pagi
Menemani hari-hari
Menyinari langkah kaki ini
Ku tegak berdiri di gedung evolusi
berdetak jangtung
berdenyut nadi ini
semangat jiwa,gugah nurani
menggapai cita mengawali
langkah kaki ini
menggapai menara gading
didepan bola mataku
yang berdiri megah nan indah
menyemat jiwa menggugah rasa
berkata,
this, and this is my choice, my destination, and my expectation.

hahahay.....
jadi teringat waktu MOS , tapi thank you SMANDU
You're the best lah.....
hehehehe......

TINGGAL KENANGAN



Dulu...
Ada tawa dan canda yang bahagia
Tutur sapa yang selalu ada jika bersua
Tapi....
Semua telah berlalu oleh waktu dan takdir
Yang tak mungkin dipungkiri

Kau bintang yang pernah ada
Kini telah hilang
Kau mathari yang bersinar
Kini telah redam
Kau pergi begitu cepat
Guru...

Kini badai telah berlalu namun namamu dan smua baktimu
Slalu berseru didadaku
Guru...


Ku coba lawan rasa ini
Tapi semakin ku ingat semakin membuat ku rindu
Padamu guru...
Ingin kucoba mencari jatimu tapi tak jua ku bertemu
Ku tau jasmanimu telah pergi kelangit biru
Ke tempat tenang penuh dengan kalbu

Kini....
Ku berseru padamu
Bahwa aku merindukanmu
Merindukan tutur sapamu
Senyum manismu dan tawamu
Yang melekat dihidupmu

Kau telah pergi jauh dariku
Jauh dari kediaman masa
Kelembah putih yang hening

Taukah kamu bahwa bahwa
Disini kami merindukan dirimu
Tapi kami tak bisa bertemu

Jauh..... dan jauh...
Tak bisa ku temui
Tak bisa kulihat bayanganmu lagi guru
Tapi hatiku tetap berseru
Oh..guruku...
Dulu...
Ada tawa dan canda yang bahagia
Tutur sapa yang selalu ada jika bersua
Tapi....
Semua telah berlalu oleh waktu dan takdir
Yang tak mungkin dipungkiri

Kau bintang yang pernah ada
Kini telah hilang
Kau mathari yang bersinar
Kini telah redam
Kau pergi begitu cepat
Guru...

Kini badai telah berlalu namun namamu dan smua baktimu
Slalu berseru didadaku
Guru...


Ku coba lawan rasa ini
Tapi semakin ku ingat semakin membuat ku rindu
Padamu guru...
Ingin kucoba mencari jatimu tapi tak jua ku bertemu
Ku tau jasmanimu telah pergi kelangit biru
Ke tempat tenang penuh dengan kalbu

Kini....
Ku berseru padamu
Bahwa aku merindukanmu
Merindukan tutur sapamu
Senyum manismu dan tawamu
Yang melekat dihidupmu

Kau telah pergi jauh dariku
Jauh dari kediaman masa
Kelembah putih yang hening

Taukah kamu bahwa bahwa
Disini kami merindukan dirimu
Tapi kami tak bisa bertemu

Jauh..... dan jauh...
Tak bisa ku temui
Tak bisa kulihat bayanganmu lagi guru
Tapi hatiku tetap berseru
Oh..guruku...


Ini, buat Alm. guru tercinta.....
Jasamu tiada tara, senyummu buat bahagia, marahmu untuk kemajuan saya. . . . 

Oh Teacher. Thank you so much for all.
I love you. . . . 

Animasi Created me . . . .



Sabtu, 11 Februari 2012

-- -- Selamat datang di Kelas X1 | All about X1 |

-- -- Selamat datang di Kelas X1 | All about X1 |

TIPS MENGHAPAL TABEL PERIODIK


Dalam mempelajari bab Sistem Periodik Unsur, tentunya kita dihadapkan pada Tabel Periodik Unsur yang terdiri dari puluhan unsur. Seiring dengan berlangsungnya proses pembelajaran kimia, kita tidak akan terlepas dari unsur-unsur yang tercantum dalam Tabel Periodik Unsur tersebut. Berikut ini, sedikit tips dari saya untuk rekan-rekan netter kimia mania, untuk menghapal tabel periodik unsur,yang sampai sekarang pun saya masih menggunakannya untuk mengingat unsur-unsur tersebut. Check this out…!!

Golongan IA (ALKALI)
Unsur: H – Li – Na – K – Rb – Cs – Fr
Tips: HaLiNa Kawin Robby Cs Frustasi

Golongan IIA (ALKALI TANAH)
Unsur: Be – Mg – Ca – Sr – Ba – Ra
Tips: Besok Minggu Cantika Suruh Bawa Rantang

Golongan IIIA (BORON)
Unsur: B – Al – Ga – In – Tl
Tips: Bang Ali Ga Intelek

Golongan IVA (KARBON)
Unsur: C – Si – Ge – Sn – Pb
Tips: Cewek Siapa Gerangan Senang Publikasi

Golongan VA (NITROGEN)
Unsur: N – P – As – Sb – Bi
Tips: Nini Pelet Asal Subuh Bingung

Golongan VIA (OKSIGEN)
Unsur: O – S – Se – Te – Po
Tips: Om Saya Sedang Telepon Polisi

Golongan VIIA (HALOGEN)
Unsur: F – Cl – Br – I – At
Tips: Film Charles Bronson Idaman Ati

Golongan VIIIA (GAS MULIA)
Unsur: He – Ne – Ar – Kr – Xe – Rn
Tips: Heboh Negara Argentina Karena Xerangan Ranjau

Untuk Golongan Transisi, saya hanya akan menekankan hapalan kepada unsur yang sering muncul di soal-soal kimia, yaitu unsur-unsur yang terletak pada Periode Keempat pada tabel periodik, tapi hanya yang termasuk golongan transisi. Unsur- unsur tersebut adalah:

Unsur: Sc – Ti – V – Cr – Mn – Fe – Co – Ni – Cu – Zn
Tips: Suci Titip Verra Cari Mangan, Feri Cocok Nikahin Cucunya Zaenudin

Semoga Bermanfaat!!!

Unsur Nomor 118: Unsur Terkenal Yang Tak Pernah Lahir

Di tahun 2002 lalu, dunia fisika digemparkan oleh dua skandal besar. Salah satunya adalah ditariknya tulisan ilmiah mengenai penemuan unsur nomor 118. Unsur terberat yang pernah ditemukan manusia ini diberitakan di jurnal prestisius Physical Review Letters (PRL) di tahun 1999. Lantas pada tahun 2001, Lawrence Berkeley National Laboratory di California, AS, laboratorium tempat unsur nomor 118 ini disintesis, mengumumkan bahwa penemuan unsur ini kemungkinan besar merupakan suatu kesalahan. Waktu paruh unsur ini sangat pendek. Pada pertengahan tahun lalu, tulisan ilmiah itu resmi ditarik dari jurnal PRL di saat sebuah tim melakukan investigasi mengenai hal ini. Pada akhirnya, setelah investigasi selesai, seorang ilmuwan, Dr. Victor Ninov dipecat dari institusi tersebut dan beberapa ilmuwan lainnya mendapat teguran keras karena keteledoran mereka atas hal yang cukup memalukan ini. Sepanjang sejarahnya, Lawrence Berekeley Lab yang pernah dipimpin oleh Dr. Glenn T. Seaborg, telah berhasil mensintesa unsur-unsur berat seperti Plutonium (94), Kurium (96), Berkelium (97), Kalifornium (98), Einstenium (99), Fermium (100), Mendelevium (101), Lawrencium (103) dan tentu saja Seaborgium (106). Tetapi di tahun 1980an, Berkeley menemukan persaingan yang cukup berarti dari grup Jerman yang bekerja di GSI (Laboratorium untuk Riset Ion Berat).

Para ilmuwan GSI berhasil menemukan bohrium/unnilseptium (107), hassium/unniloctium (108), meitnerium/unnilonium (109), dan unsur-unsur berat lainnya (110, 111, dan 112) yang belum punya nama. Ilmuwan Russia pun memberikan saingan yang ketat ketika pada tahun 1998 mereka mengumumkan penemuan unsur 114. Dengan peralatan deteksi baru, Berkeley gas-filled separator (BGS) dan dua ilmuwan cemerlang: Dr. Kenneth E. Gregorich dan Dr. Victor Ninov-yang terakhir datang dari GSI dan membantu menemukan unsur 110, 111, 112-Berkeley Lab mencoba mengangkat posisinya seperti dulu. Dr. Robert Smolanczuk, seorang pakar teori dari Polandia mempunyai satu teori yang cukup meyakinkan. Menurutnya dalam kondisi yang mendukung, seseorang dapat melompati unsur 113, 114, 115, 116, dan 117 untuk mensintesa unsur 118. Dan kemungkinan untuk menciptakan unsur ini di laboraturium cukup besar. Akhirnya diputuskan untuk mencoba teori Dr. Smolanczuk ini. Selama lima hari pada awal April 1999, para ilmuwan di Berkeley Lab membombardir target timah dengan nukleus unsur kripton. Puing-puing hasil hujanan nukleus tersebut dimasukkan ke dalam BEG dan berbagai macam detektor mencatat enerji, posisi dan waktu setiap tumbukan. Hasilnya merupakan data eksperimen yang sangat besar yang diproses oleh Dr. Ninov menggunakan software yang telah dikuasainya di GSI. Karena dia satu-satunya yang tau menjalankan program ini, dia pulalah yang diberikan tugas untuk menganalisa data eksperimen tersebut. Singkat kata, Dr. Ninov menunjukkan hasil analisanya dan mengumumkan bahwa dia menemukan jejak nukleus unsur 118 yang mengurai jadi unsur 116, 114, 112, terus sampai 106.

Para koleganya mempercayai hasil analisanya dan grup tersebut memberikan tulisan ilmiah mereka ke PRL yang dipublikasikan pada tanggal 9 Agustus 1999. Sebelum resmi mendapatkan nama dan dimasukkan ke dalam Tabel Periodik, unsur nomor 118 ini harus dibuktikan keberadaannya oleh lab-lab yang lain. Di tahun yang sama GSI mencoba membuktikan, tapi tanpa hasil. Usaha yang sama oleh Riken Institute di Jepang juga membuah hasil yang nihil. Tetapi ini tidak membuat Berkeley Lab curiga, sampai di musim semi tahun 2000. Berkeley Lab mencoba sekali lagi mengulangi eksperimen mereka, tapi kali ini tidak menemukan jejak unsur 118 sama sekali. Masih belum ada yang curiga soal penipuan. Yang ada mereka memperbaiki alat eksperimen mereka dengan harapan alat deteksi yang diperbarui dapat mendeteksi unsur 118 seperti yang telah diberitakan. Setahun kemudian mereka mencoba sekali lagi. Sayangnya hasilnya masih sama. Setelah diusut lebih lanjut, maka terungkap bahwa Dr. Ninov telah memalsukan hasil analisanya mengenai jejak unsur 118. Walau Dr. Ninov bersikeras bahwa dia tidak menipu, dia akhirnya dipecat dari Berkeley Lab dan tulisan ilmiahnya ditarik dari jurnal TRL. Dan unsur nomor 118 yang sempat membuat heboh dunia sains itupun ternyata tidak pernah ditemukan.
==========
(Sumber: Artikel Sains di New York Times, edisi 23 Juli dan 15 Oktober 2002)
==========

Kamis, 09 Februari 2012

Ketika Mata Ini terpejam

Lika-liku kenikmatan duniawi hilang sekejap
langit nan biru bak kumpalan awan hitam
Hari yang cerah hanya sebuah kenangan
Pepohonan bak ubi jalar
Mata-mata kehidupan seolah mengiyakan
Bintang nan jauh terlihat terang
Bulan bagai cahaya ketakutan

Nyanyian mikroba tak terdengar
Apalagi Makronya
Hidup ibarat kunang-kunang
hitam, merah, hijau, biru berganti warna
dalam kegelapan
Tangan seolah sebatang kayu yang keras
kaki tak dapat berlari sekehendak

Gelap....
gelap..
tak ada terang, tak ada sinar
Semuanya gelap.......

Rabu, 08 Februari 2012

Puisi Cinta

Waktu yang membawakan pertemuan
pertemuan membawakan rasa kasmaran
Kasmaran menumbuhkan benih cinta
Dari cinta menjai  terlena


Kebersamaan menemukan perbedaan dan persamaan
dari itu menjadi satu ikatan
dengan bait ikrar yang dituturkan

Telentang sama dimakan abu, telungkup sama dimakan tanah
Ada sama dimakan, tak ada sama ditahan

Kenapa ?

Setitik embun terlihat hitam
dalam kumpalan kegalauan nurani
Mawar tak indah lagi, tampaknya
Es kutub utara sirna akan panasnya nurani
Terik matahari panas, makin panas

Terurai amenjadi serpih-serpih kehampaan, andai, berandai-andai, tingal....
angan - berangan-angan
lenyap tak jadi bicaraan
kini, hilang sudah. Ya hilang sudah
tapi, mengeluh akhirnya
Retakan hati tak terhindarkan
seraya ...
kenapa ....

Saktia's blog: Negeriku

Saktia's blog: Negeriku: Kaya kah ? memang Makmurkah ? meragukan majukah? tahap perkembangan itulah sajak persaja...

Negeriku


Kaya kah ?
memang
Makmurkah ?
meragukan
majukah?
tahap perkembangan
itulah sajak persajak negriku

bagai sarang tikus-tikus berdasi
bagai tumbukan makanan orang-orang
ya,.....
mereka biang nya ?

punya mata tak melihat
apalagi telinga,
tak mendengar,
punya hati, hanya pelengkap kehidupan
punya hati, tapi telah beku akan kenikmatan

coba lihat kami manusia jelata
coba dengar jeritan lemah kami dari lidah yang tak bertulang

apa!
dihirau, dianggap guruan
hah!
ibarat hidup dalam istana megah yang mengerikan
ibarat berbicara dengan sebatang pohon tua yg tlah rapuh
ibarat menangis didalam ruang hampa

tak ada yang ingin mencicipi secuil rasa itu
dimana mereka ?
ya ......
mengambil yang  belum diambil
tertawa diatas bara api menggeliat